Aku Setuju
Sebentuk senja
di meja makan
dan ampas ingatan
yang meringkuk di bawah cangkir.
Katamu,
"Keindahan senja
adalah caraku mengingat segala tingkah lakumu"--
dan aku setuju.
Dan senja ini, katamu.
Puing - puing ingatan
yang tersimpan rapi dalam waktu --
lagi - lagi aku setuju.
Lalu, aku bertanya.
"Apa yang kau lihat ?"
"Tidak ada, hanya sebentuk sinar jingga
yang membantuku menyimpan segala tentangmu."
Kali ini hatiku yg setuju.
Label:
Fiksi
,
Puisi