Puisiku Berdarah



Lihat,
puisiku berdarah - darah
karena mengingatmu.

Sebelumnya,
senyummu tak pernah selama ini di pikiranku.

Dan namamu;
sesuatu yang menyelamatkanku
dari kesepian.

Tapi, lebih sering menyakitkan
melebihi kesepian itu sendiri,
melebihi puisiku yang berdarah - darah.

Label: ,