Di
Negara – negara besar kebutuhan sehari-hari mulai semakin mendulang tinggi,
terutama pada sektor migas dimana banyak masyarakat yang bergantung sekali pada
kebutuhan migas ini, khususnya pada bahan bakar minyak.
Tidak
dapat dipungkiri bahwa masyarakat zaman sekarang sudah lumrah dengan adanya
kendaraan bermotor yang signifikan juga dengan kebutuhan bahan bakar minyak
yang semakin meningkat pula. Kemarin kita sering memakai bahan bakar minyak
yang disebut Premium, namun kali ini dari pihak pembuat Bahan bakar terbesar di
Indonesia saat ini yaitu PT. Pertamina membuat banyak terobosan – terobosan
baru, salah satunya adalah produk Pertamax yang beberapa tahun akan ke depan
diprediksikan akan menjadi salah satu gaung
dari PT. Pertamina sendiri selain bahan bakar Premium tadi.
Apa itu Pertamax ?
Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax, seperti halnya Premium,
adalah produk BBM dari pengolahan minyak
bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai
pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, Pertamax memiliki beberapa keunggulan
dibandingkan dengan Premium. Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang
diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan Electronic
Fuel Injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik). (http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax)
Deskripsi:
1.
Pertamax
merupakan suatu bahan bakar bensin yang ramah lingkungan karena tidak
mengandung timbal (unleaded).
2.
Pertamax
PERTAMINA memenuhi standard mutu dari Dirjen Migas. 3674 K/24/DJM/2006).
3.
Ditambah
aditif untuk membersihkan Intake Valve, Fuel Injector dan Ruang Bakar dari
carbon deposit.
4.
Direkomendasikan
untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah
menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic
converters.
5. Digunakan pada mobil dengan kompresi 9:1 - 10:1
Bagaimana Karakteristiknya ?
a.
Ditujukan untuk kendaraan yang
menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
b.
Untuk kendaraan yang menggunakan
electronic fuel injection dan catalyc converters.
c.
Oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi dari Premium. Yaitu
mempunyai Nilai Oktan 92.
d.
Karena memiliki oktan tinggi, maka Pertamax bisa
menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi, sehingga dapat bekerja dengan
optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin
yang menggunakan Pertamax lebih maksimal, karena BBM digunakan secara optimal.
Sedangkan pada mesin yang menggunakan Premium, BBM terbakar dan meledak, tidak
sesuai dengan gerakan piston. Gejala inilah yang dikenal dengan 'knocking' atau
mesin 'ngelitik'.
e.
Bebas timbal
f.
Ethanol sebagai peningkat bilangan
oktannya
g.
Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah
yang sangat sedikit dibanding BBM lain
Type of Pertamax
Pertamax
memiliki banyak tipe, diantaranya adalah ;
1.
Pertamax
Deskripsi:
a.
Pertamax merupakan suatu
bahan bakar bensin yang ramah lingkungan karena tidak mengandung timbal
(unleaded).
b.
Produk Pertamax PERTAMINA
memenuhi standard mutu dari Dirjen Migas. 3674 K/24/DJM/2006).
c.
Ditambah aditif untuk
membersihkan Intake Valve, Fuel Injector dan Ruang Bakar dari carbon deposit.
d.
Direkomendasikan untuk
kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan
teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters.
e.
Digunakan pada mobil
dengan kompresi 9:1 - 10:1
2.
Pertamax
Dex
Deskripsi:
a.
PERTAMINA DEX merupakan
bahan bakar mesin diesel modern yang telah memenuhi dan mencapai standar emisi
gas buang EURO 3, memiliki angka performa tinggi dengan cetane number min.53,
memiliki kualitas tinggi dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm.
b.
Direkomendasikan untuk
mesin diesel teknologi terbaru (Diesel Common Rail System).
c.
Produk Minyak Pertamina
Dex memenuhi standard mutu dari Dirjen Migas. 3675 K/24/DJM/2006).
3.
Pertamax
Plus
Deskripsi:
a.
Pertamax Plus merupakan
suatu bahan bakar dengan nilai oktan tinggi yang ramah lingkungan karena tidak
mengandung timbal unleaded) dan metal lainnya.
b.
Produk Pertamax Plus
PERTAMINA memenuhi standard mutu dari Dirjen Migas. 3674 K/24/DJM/2006).
c.
Ditambah aditif untuk
membersihkan Intake Valve Port Fuel Injector dan Ruang Bakar dari carbon
deposit.
d.
Direkomendasikan untuk
kendaraan yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI),Variable
Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan
catalytic converters.
e.
Digunakan pada mobil
dengan kompresi 10:1 - 11:1
Apa Keunggulannya dibandingkan produk lain ?
Perbedaan
harga yang mencolok antara premium dan Pertamax menjadi alasan utama konsumen
masih berbondong-bondong memboyong premium. Padahal jika ditilik dari manfaat
menggunakan Pertamax sangatlah besar. Sebut saja lantaran oktannya lebih tinggi
dan berpengaruh pada mesin kendaraan.
Menggunakan
premium sama saja dengan meninggalkan kotoran pada saringan bensin, banyak
endapan pada bagian tangki dalam bentuk pasir halus warna cokelat. Mesin akan
kasar, susah dinyalakan dalam kondisi dingin. Jika tetap dipakai pada mesin
kendaraan dengan kompresi generasi baru, maka mengakibatkan knocking.
Berbeda
jika memakai Pertamax atau Pertamax Plus, meski harganya mahal namun tidak
banyak meninggalkan kotoran. Mesin mudah hidup dalam kondisi dingin atau panas,
dan pembakaran lebih sempurna terutama pada mesin dengan kompresi generasi baru.
Apa Kata Mereka ???
Saya
mencoba memberikan suatu testimoni dan pendapat dari beberapa orang tentang
pertamax, agar para pembaca semua bisa tahu seberapa besar pengaruhnya pertamax
dalam masyarakat.
“Pertamax lebih irit meski dengan beban berat. Sebab
tidak ada detonasi dan menghasilkan tenaga gede. Beda dengan pakai Premium. Gas
harus dipelintir abis mulu. Sehingga boros.” (Iwan wibisana/blogger).
“salut buat pertamax walaupun harga lebih tinggi tapi
kualitas ga bohong. suprax125 kecepatan kira-kira 60 jarak 68 km ngisi
10rb(1,56L) bisa bertahan 2 hari beda dengan premium cuma sehari aja.”
(aji49smakbo/blogger).
“Menggunakan
premium sama saja dengan meninggalkan kotoran pada saringan bensin, banyak
endapan pada bagian tangki dalam bentuk pasir halus warna cokelat. Mesin akan
kasar, susah dinyalakan dalam kondisi dingin. Jika tetap dipakai pada mesin
kendaraan dengan kompresi generasi baru, maka mengakibatkan knocking.
Berbeda
jika memakai Pertamax atau Pertamax Plus, meski harganya mahal namun tidak
banyak meninggalkan kotoran. Mesin mudah hidup dalam kondisi dingin atau panas,
dan pembakaran lebih sempurna terutama pada mesin dengan kompresi generasi
baru.” (kutipan pada Harian Equator KALBAR).
Dalam hal ini saya juga mempunyai gambar tentang
perbandingan Premium dan Pertamax.
Bisa
dilihat dari gambar di atas perbedaan yang nyata dari premium dan pertamax
sendiri. Perbedaan yang sungguh realistis bila dilihat dari nilai oktannya
sendiri. Kalau dari saya boleh berpendapat seperti dari testimony di atas, saya
sendiri pasti akan memakai pertamax bila saya mempunyai kendaraan nanti
(Amin..*SambilBerdoa*), karena dilihat dari fungsi dan kualitas yang
dihasilkan oleh bahan bakar Pertamax.
“KUALITAS
lebih berarti daripada KUANTITAS, karena KUALITAS akan lebih Abadi hasilnya
daripada KUANTITAS.”
Label: ./chit-chat, ./News